ALGORITMA DAN BAHASA PEMROGRAMAN
Beberapa ahli ada yang berpendapat bahwa algoritma adalah serangkaian tahapan yang harus diikuti dalam suatu operasi atau perhitungan pada berbagai pemecahan masalah lain, khususnya komputer.
Itu artinya, seluruh susunan logis yang diurutkan dengan berdasarkan sistematika khusus dan digunakan dalam memecahkan suatu masalah tertentu bisa kita katakan sebagai algoritma.
Umumnya, algoritma akan digunakan agar bisa melakukan penghitungan, melakukan penalaran secara otomatis, serta mengolah data di dalam komputer dengan menggunakan software tertentu.
Fungsi dan Manfaat Algoritma
Pada dasarnya, fungsi utama dari suatu algorima adalah agar mampu memecahkan suatu masalah. Sedangkan fungsi dan manfaat lain dari algoritma adalah sebagai berikut ini:
Agar bisa membantu menyederhanakan suatu program yang rumit dan juga besar
Agar bisa mempermudah membuat program yang dapat menyelesaikan masalah tertentu
Bisa digunakan berulang kali dalam menyelesaikan suatu permasalahan.
Membantu menyelesaikan suatu masalah dengan logika dan juga sistematis.
Agar bisa meminimalisir penulisan program secara berulang-ulang
Agar bisa melakukan pendekatan top-down dan divide and conquer
Agar memudahkan pembuatan program yang lebih rapi dan juga terstruktur
Mempermudah proses modifikasi pada suatu program karena bisa dilakukan hanya pada satu modul saja tanpa merubah modul yang lainnya lagi.
Mampu membantu menemukan kesalahan karena alur kerjanya yang jelas.
Mempermudah berbagai proses dokumentasi.
BAHASA PEMROGRAMAN adalah instruksi standar untuk memerintah komputer yang memiliki fungsi tertentu. Bahasa pemrograman ini adalah satu set aturan sintaks dan semantik yang digunakan untuk mendefinisikan program komputer.
Bahasa ini memungkinkan seorang programmer dapat menentukan mana yang data yang akan diproses oleh komputer, bagaimana data ini akan disimpan / diteruskan, dan langkah-langkah apa yang persis jenis yang akan diambil dalam berbagai situasi.
MACAM MACAM ALGORITMA :
* Algoritma Bellman-Ford: menghitung jarak terpendek pada graf berbobot, di mana sisi bisa memiliki bobot negatif
* Algoritma Dijkstra: menghitung jarak terpendek pada graf berbobot, tanpa sisi berbobot negatif.
* Algoritma Floyd-Warshall: menghitung solusi jarak terpendek untuk semua pasang titik pada sebuah graf berarah dan berbobot
* Algoritma Kruskal: mencari pohon rentang minimum pada sebuah graf
* Algoritma Prim: mencari pohon rentang minimum pada sebuah graf
* Algoritma Boruvka: mencari pohon rentang minimum pada sebuah graf
* Algoritma Ford-Fulkerson: menghitung aliran maksimal didalam graf
* Algoritma Edmonds-Karp: implementasi dari Ford-Fulkerson
* Nonblocking Minimal Spanning Switch say, for a telephone exchange
Spring based algorithm: algoritma untuk penggambaran draf
* Topological sort
Algoritma Hungaria: algorithm for finding a perfect matching
Selain itu, bahasa pemograman juga diklasifikasikan berdasarkan kedekatannya dengan perangkat komputer. Terdapat empat jenis bahasa pemograman dalam kategori ini, di antaranya:
* Bahasa Mesin. Berupa bahasa biner dengan kode angka 0 dan 1.
* Bahasa Tingkat Rendah. Istilah lain dari bahasa rakitan dengan kode huruf singkat.
* Bahasa Tingkat Menengah. Menggabungkan kode kata-kata dan simbol.
* Bahasa Tingkat Tinggi. Menggunakan kode dari istilah yang biasa dipakai manusia.
Fungsi Dan Manfaat Bahasa Pemrograman
Fungsi dasar dari bahasa pemograman adalah agar komputer dapat mengolah data sesuai dengan alur yang dibuat secara sistematis oleh penyusunnya. Lebih lanjut, pemograman dapat memudahkan pengoperasian sebuah mesin sehingga meringankan pekerjaan manusia.
Produksi bahasa pemograman dilakukan melalui proses yang cukup kompleks. Dimulai dengan penyusunan, pengujian, analisis, penyuntingan, hingga optimalisasi. Kode sumber disusun, kemudian diubah menjadi kode mesin, lalu diterjemahkan oleh prosesor sebagai perintah.
Bahasa pemograman bisa digunakan untuk membuat program atau perangkat lunak, sekaligus menjadi perintah bagi perangkat keras komputer untuk memulainya agar kemudian dapat dioperasikan oleh pengguna.
Contoh-contoh konkret dari penerapan bahasa pemograman ini, antara lain biasa ditemukan pada perangkat komputer kasir swalayan, lampu lalu lintas, signage lampu LED bergerak, aplikasi smartphone dan komputer, website, dan lain sebagainya.
Terdapat berbagai macam bahasa pemograman yang dikenal saat ini. Di antaranya Visual Basic, Java, C++, dan yang terbaru, Bosque yang dikembangkan oleh Microsoft. Tentang jenis-jenis bahasa pemograman tersebut akan dibahas lebih lanjut di poin tersendiri.
Komentar
Posting Komentar