MEMBUAT DOKUMEN
MEMBUAT DOKUMEN DENGAN TABEL,GRAFIK,GAMBAR, DAN DIAGRAM
Grafik adalah alat yang dapat digunakan untuk mengkomunikasikan informasi secara grafis. Termasuk grafik dalam dokumen yang dapat membantu Anda menggambarkan data numerik, seperti perbandingan dan tren, sehingga lebih mudah bagi pembaca untuk memahaminya.
A. MEMBUAT DOKUMEN DENGAN VARIABEL TABEL
Sebuah tabel adalah kotak-kotak sel yang tersusun dalam baris dan kolom. Tabel dapat digunakan untuk mengatur jenis konten, apakah Anda bekerja dengan teks atau data numerik. Pada Word, Anda dapat dengan cepat memasukkan tabel kosong atau mengubah teks yang ada menjadi sebuah tabel.Anda juga dapat menyesuaikan tabel Anda menggunakan gaya dan layout yang berbeda.
1. Dengan tab Insert
Untuk tabel sederhana, carilah tab “Insert“. Klik menu tersebut, dan ketika muncul pilihan “Table“, klik menu itu.
Setelah memilih menu Table, kamu akan diberi pilihan untuk menentukan baris dan kolom dari tabel.
Ada menu kotak-kotak yang berjejer ke bawah dan samping, drag menu itu untuk menentukan baris dan kolom yang akan kamu buat.
Nah, tabel sederhanamu sudah jadi di Word. Untuk mengisinya, kamu tinggal klik di dalam kolom yang tersedia. Untuk berpindah kolom, kamu tinggal gunakan tombol Tab atau tombol panah pada keyboard.
Setelah tabel sederhana ini dibuat, ada beberapa pengaturan dan modifikasi yang bisa kamu buat dengan tabel ini.
2. Dengan menu Insert
Untuk tabel yang lebih besar atau untuk mengatur ulang tabel, kamu bisa memilih menu Insert > Table > Insert Table.
1. Klik Sisipkan > Tabel > Sisipkan Tabel.
2. Di bawah Ukuran Tabel, pilih jumlah kolom dan baris.
3. Di Perilaku Paskan Otomatis Anda memiliki tiga opsi untuk mengatur luas kolom Anda
4. Jika Anda ingin semua tabel yang dibuat terlihat seperti tabel yang sedang Anda buat, centang Setel sebagai default untuk tabel baru.
5.Klik OK dan tabel baru muncul di dokumen Anda.
2. Mengubah ukuran kolom dan garis
1. Jika Ruler (penggaris) belum ditampilkan, pada tab View, di grup Show, pilih check box Ruler untuk menampilkannya.
2. Klik pada cell kolom tabel, atau pilih satu atau seluruh kolom yang ingin Anda ubah ukurannya.
3. Drag/tarik tanda pada Horizontal Ruler diatas Border kanan kolom untuk memperbesar atau memperkecil lebar kolom.
4. Drag/tarik tanda pada Vertical Ruler di sebelah kiri Border bawah baris untuk memperbesar atau memperkecil tinggi baris.
3. MENYUSUP KOLOM DAN BARIS
Cara menyusup kolom
1. Tempatkan kursor di sel yang disamping kanannya akan ditambahkan kolom baru.
2. Klik menu Insert Right di bagian Rows & Columns pada tab Layout seperti yang ditunjuk oleh tanda panah dibawah ini.
3. Hasilnya akan tampak seperti pada gambar dibawah ini.
Cara menyusup baris
1. Letakkan kursor Anda di sel yang paling terakhir pada tabel seperti yang ditandai oleh kotak merah pada gambar dibawah ini.
2. Hasilnya, akan ada baris baru yang muncul seperti pada gambar dibawah ini.
A. Menghapus kolom dan baris
1. Klik kanan di sel tabel, baris, atau kolom yang ingin Anda hapus.
2. Pada menu, klik Hapus Sel.
3. Untuk menghapus satu sel, pilih Geser sel ke kiri atau Geser sel ke atas.
4. Untuk menghapus baris, klik Hapus seluruh baris.
5. Untuk menghapus kolom, klik Hapus seluruh kolom.
B. Menggabungkan sel
1. Pilih atau seleksi cell yang akan digabungkan isinya. Sel yang dipilih harus berdekatan, tidak boleh terpisah.
2. Kemudian pada table tools, pilih ribbon Layout.
3. Lalu klik tombol Merge Cells.
4. Cell yang telah anda pilih akan langsung di gabungkan.
B. MEMBUAT DOKUMEN DENGAN VARIABEL GRAFIK
A. Jenis grafik
Ada beberapa jenis grafik yang dapat dipilih. Untuk menggunakan grafik lebih efektif, Anda harus memahami apa yang membuatnya masing-masing unik.
Berikut adalah informasi lebih lanjut tentang jenis grafik di Word.
1. Excel memiliki berbagai jenis grafik, masing-masing dengan keuntungan tersendiri. Klik tanda panah untuk melihat beberapa jenis grafik yang tersedia di Word.
2. Grafik kolom menggunakan batang vertikal untuk merepresentasikan data. Mereka dapat digunakan untuk berbagai jenis data, tapi yang paling sering digunakan untuk membandingkan informasi.
3. Grafik garis ideal untuk menampilkan tren. Titik data saling terhubung dengan garis-garis, sehingga mudah untuk melihat apakah nilainya meningkat atau menurun dari waktu ke waktu.
4. Diagram Pie mempermudah dalam membandingkan proporsi. Setiap nilai ditampilkan sebagai sepotong kue, sehingga mudah untuk melihat nilai-nilai yang membentuk persentase keseluruhan
5. Grafik Batang bekerja seperti grafik kolom, tapi mereka menggunakan batang horisontal, bukan vertikal.
6. Grafik Area menyerupai garis grafik, namun ada daerah terisi yang ada di bawah garis.
7. Grafik Permukaan memungkinkan Anda menampilkan data pada tampilan 3D. Mereka digunakan sangat tepat untuk seperangkat data yang besar, yang memungkinkan Anda untuk melihat berbagai informasi pada saat yang sama.
B. Memasukkan grafik
Word memanfaatkan jendela spreadsheet yang terpisah untuk memasukkan dan mengedit data grafik, seperti spreadsheet di Excel. Proses memasukkan data cukup sederhana, tetapi jika Anda tidak terbiasa dengan Excel, Anda mungkin harus meninjau pelajaran Dasar-Dasar Sel.
Memasukkan grafik:
1. Tempatkan titik penyisipan di mana Anda ingin grafik muncul.
2. Arahkan ke tab Insert, kemudian klik perintah Chart dalam kelompok Illustrations.
3. Sebuah kotak dialog akan muncul. Untuk melihat pilihan Anda, pilih jenis grafik dari panel kiri, lalu browse grafik di sebelah kanan.
4. Pilih grafik yang diinginkan, lalu klik OK.
memilih gaya grafik.
5. Sebuah grafik dan jendela spreadsheet akan muncul. Teks dalam spreadsheet hanyalah sebuah tempat yang harus Anda ganti dengan data sumber Anda sendiri. Data Sumber adalah data yang akan gunakan Word untuk membuat grafik.
6. Masukkan data sumber Anda ke spreadsheet.
7. memasukkan data grafik
Hanya data yang terdapat pada kotak biru yang akan muncul pada grafik. Jika perlu, klik dan tarik sudut kanan bawah kotak biru secara manual untuk menambah atau mengurangi rentang data.
8. Setelah selesai, klik X untuk menutup jendela spreadsheet.
menutup jendela spreadsheet
9. grafik akan lengkap.
Berikut Tirto memberikan tips dan cara mudah membuat grafik di Microsoft Word tanpa harus membuka aplikasi Microst Excel:
1. Buka aplikasi Microsoft Word
2. Klik tab INSERT
3. Pada bagian Illustrations, klik Chart Muncul kotak dialog Insert Chart
4. Akan tampil jenis chart/grafik berupa (Collumn, Line, Pie, Bar, Area, XY Scatter, Stock, Surface, Radar, Combo) klik chart sesuai kebutuhan
5. Setiap jenis chart/grafik memiliki varian model yang berbeda, dan akan ditampilkan previewnya, pilih sesuai keinginan
5. Tekan OKE
6. Chart/grafik akan mucul di lembar kerja bersama dengan kotak dialog Chart In Microsoft Word untuk mengolah data (mirip dengan Microsoft Excel)
7. Setelah selesai mengolah data, klik Close (X)
8. Selesai
C. MEMBUAT DOKUMEN DENGAN VARIABEL GAMBAR
* Pertama, buka aplikasi Microsoft Word melalui perangkat komputer Anda (PC Desktop/Laptop).
* Lalu, tentukan gambar atau foto apa yang ingin Anda masukkan ke dalam dokumen di Microsoft Word, apakah gambar clip art atau foto yang diambil dari media penyimpanan.
* Setelah itu, klik tab "Insert" pada halaman utama.
* Nantinya akan muncul menu "Illustrations" yang menawarkan beberapa opsi untuk memasukkan gambar di Microsoft Word, seperti "Picture", "Clip Art", "Shapes", "SmartArt", "Chart", dan "Screenshot".
* Keenam opsi di atas memiliki fungsi yang berbeda.
Picture = memasukkan gambar dari media penyimpanan.
Clip Art = ilustrasi gambar yang disediakan Microsoft Word.
Shapes = memasukkan ilustrasi 2 dimensi.
SmartArt = membuat ilustrasi rangka.
Chart = membuat ilustrasi grafik.
Screenshot = memasukkan hasil tangkapan layar.
* Pilih salah satu dari keenam opsi tersebut.
* Kali ini, KompasTekno mencoba memasukkan gambar dari galeri laptop.
* Jika sudah, klik tombol "Insert" yang ada di pojok kanan bawah.
* Nantinya, gambar yang Anda pilih tadi akan muncul secara otomatis.
* Agar lebih presisi, Anda bisa meng-edit gambar tersebut dengan cara klik tab "Format" yang muncul di pojok kanan atas.
* Di sana, ada berbagai macam tools editing yang bisa Anda gunakan untuk mengatur posisi gambar (Positions), menyisipkan pada teks (Wrap Text), memotong gambar (Crop), Quick Styles, Picture Effects, Picture Border, Color, dan masih banyak lagi.
* Jika semua tahapan selesai, Anda bisa langsung menyimpan dokumen tersebut dengan meng-klik tab "File", kemudian pilih opsi "Save" atau "Save As.
D. MEMBUAT DOKUMEN DENGAN VARIABEL DIAGRAM
A. Mengenal Bagian di dalam diagram Microsoft Word
Pengguna juga perlu mengetahui bagian-bagian dari grafik Microsoft Word yang setidaknya dapat memberikan pengetahuan sebelum melanjutkan dengan pembuatan grafik. Berikut ini adalah bagian dalam grafik yang perlu diketahui pengguna.
- Horizontal Axis (Sumbu horizontal) yang sering disebut sumbu X yang berisikan informasi yang ingin disajikan yang merupakan representasi dari baris
- Vertical Axis (Sumbu vertikal) yang sering disebut sumbu Y merupakan pengukuran nilai dari kolom
- Chart Title merupakan judul grafik yang menggambarkan secara singkat, padat dan mudah dimengerti
- Data Series merupakan data yang terdiri dari titik-titik data yang terkait di dalam sebuah grafik
- Legend, yang memiliki fungsi untuk mengidentifikasi setiap seri data yang merepresentasikan warna dan bentuk grafik.
B. Mengenal Tipe diagram Microsoft Word
Diagram merupakan representasi data yang ditampilkan secara visual, oleh sebab itu tentu saja tidak semua data dapat digunakan pada grafik tertentu dan sebaliknya.
Column Chart
Column Chart atau yang sering juga disebut diagram batang dalam fungsinya digunakan untuk membandingkan nilai lintas kategori dengan menggunakan batang. Grafik jenis ini sangat cocok digunakan untuk membandingkan data dalam kurun waktu tertentu.
Line Chart
Line Chart ini sangat cocok digunakan untuk menunjukkan sebuah tren, serta lebih bagus jika memiliki data sumbu X yang variatif. Data yang digunakan untuk grafik ini akan menunjukkan perbandingan naik turunnya suatu tren
Pie Chart
Pie Chart digunakan untuk menampilkan kontribusi setiap nilai (slice) ke total (pie). Pie Chart ini digunakan untuk menunjukkan jumlah suatu item dalam data secara proporsional. Selain itu, pie chart selalu menggunakan satu seri data karena fungsinya untuk menunjukkan hasil dalam persentase.
Bar Chart
Bar Chart adalah versi horizontal dari bagan kolom, biasanya digunakan untuk data yang memiliki jumlah yang banyak.
Area Chart
Area Chart ini merupakan grafik data dengan warna penuh yang menunjukkan data kuantitatif. Warna tersebut dapat dihubungkan dengan line charts. Gunakan bagan area berwarna untuk menampilkan kontribusi dari setiap nilai ke total dari waktu ke waktu.
XY (Scatter Chart)
Scatter Chart yang terlihat seperti bulatan titik-titik kecil ini digunakan untuk membuat grafik nilai XY. Scatter Chart sering digunakan untuk mencari tahu apakah ada hubungan antara variabel X dan Y.
Stock Charts
Stock Charts banyak digunakan untuk menggambarkan fluktuasi harga stok. Namanya pun representasi dari istilah Pasar Saham karena grafik jenis ini paling sering digunakan untuk melacak harga saham.
Surface Chart
Surface Chart sangat berguna ketika pengguna ingin menemukan kombinasi optimal antara dua penyajian data. Seperti dalam peta topografi, warna dan pola menunjukkan area yang berada dalam rentang nilai yang sama.
Radar Chart
Radar Chart atau kerap disebut grafik laba-laba adalah metode grafis untuk menampilkan data multi variabel dalam bentuk bagan dua dimensi dari tiga atau lebih variabel kuantitatif yang diwakili pada sumbu yang dimulai dari titik yang sama.
Histogram Charts
Grafik histogram yang menunjukkan data numerik dalam bentuk grafik batang, tabulasi frekuensi yang digambarkan dengan grafis batangan sebagai manifestasi data binning.
Box & Whisker Charts
Grafik berbentuk kotak yang berfungsi menunjukkan data ke dalam bentuk kuartil
Waterfall Charts
Grafik yang memiliki bentuk seperti diagram batang yang memiliki warna dan tingkatan tertentu, biasanya grafik seperti ini cocok sebagai visualisasi laporan keuangan untuk menavigasi data tentang populasi, kelahiran dan kematian.
Combo Charts
Bentuk dari grafik kombinasi dari beberapa model grafik sekaligus. Grafik ini dapat mengkombinasikan grafik kolom dengan grafik garis dan lain sebagainya.
C. Cara membuat diagram
1. Buka aplikasi Microsoft Word
2. Klik tab 'Insert' di menu toolbar
3. Pilih menu 'Charts' dalam kelompok Illustrations
4. Muncul pop-up kotak dialog Insert Chart
5. Akan tampil 15 jenis grafik yang bisa dipilih sesuai kebutuhan
6. Klik 'ok'
7. Sebuah grafik dan jendela spreadsheet akan muncul
8. Isi spreadsheet dengan data sendiri
9. Setelah selesai mengolah data, klik Close (X)
10. Untuk mengedit grafik, cukup klik Edit Data pada tab Design di menu toolbar
Komentar
Posting Komentar